Sabtu, 16 November 2024

Mike & Jake Kemenangan Pertarungan Harga Diri



Hari ini tepatnya di tanggal 16 November 2024 pertandingan tinju yang di nantikan antara Jake Paul dan Mike Tyson sudah berakhir, dari the Problem child Julukan dari untuk Jake Paul memenangkan pertandingan ini.

Gw disini nggak mau bahas soal gimana pertandingan ini berlangsung atau perseteruan drama sebelum dan mungkin sesudah pertandingan ini. Tulisan ini lebih mem fokuskan apa yang gw pribadi dapat, berbeda dari pertandingan Mc Gregor dan Khabib sebelumnya yang membawa perseteruan agama di dalamnya. Pertandingan ini terjadi terjadi karna perbedaan dogma dan yang awalnya di layangkan Jake berkata bahwa Tyson sudah tidak sekuat dulu, tentu ini menarik perhatian tinju dunia, apalagi dia melayangkan pernyataan ini kepada legenda tinju sang Iron Mike.

Alih alih membiarkannya, diluar dugaan Mike menanggapi itu dan gilanya mereka menyetujui pertandingan ini, yang pada akhirnya berakhir dengan kemenangan Jake.

Bukan tanpa alasan Mike menerima pertandingan ini, ia dijanjikan 1,5 T jikalah memenangkan pertandingan ini, dan memang bukan uang yang sedikit, dan bila dia menang saat itu tentu menambah ketenaran dan juga menjadi tabungan, kapan lagi dong dapat kesempatan di umur yang sudah tua bisa dapet uang segitu?

Tapi disisi lain dia juga dia mempertaruhkan Namanya yang begitu legendaris di pertandingan ini, di pertandingan ini Mike yang berumur 58 tahun sedangkan Jake 27 Tahun, tentunya Mike bukan hanya bertarung dengan Jake saja, tapi juga dengan umurnya, resiko cedera dan masih banyak lagi, But this monster still doin this crazy things…

Sangat terlihat di pertandingan sangat berat sebelah, mungkin Mike memang mempunyai power, tapi Jake mempunyai segalanya, speed, power, Teknik yang mumpuni, karna dia memang menekuni olahraga ini dari 2020,dan telah mengalahkan beberapa orang sebelum pertandingan ini.

Tapi disisi lain gw liat Jake melakukan respect karna doi tidak mencoba meng-KO Mike, kenapa gw bilang bisa? Kalo lu liat pertandingannya lu bakal dapet jawabannya, walaupun Jake sangat provokativ sebelum dan sesudah pertandingan, dan secara sadar dia menempatakan diri sebagai public enemy, gw melihat dia sangat mengidolakan Tyson, mengapa tidak? Tentu kalau doi tidak mengidolakan Tyson dia tidak akan kepikiran untuk menantang kakek tua yang sibuk mengurus ladang ganja hahaha.

dan juga kita sedikit miris melihat sang legenda memang bertarung dengan umur, kita doakan keselamatan untuknya, juga keberanian doi dan memang monster nih orang, still stand up 8 round on 58 fuckin hell

ini bukan hanya kemenangan Jake, ini kemenangan mereka berdua yang membuktikan kata katanya sebagai lelaki.

 


Share:

0 komentar:

Posting Komentar