Minggu, 09 Juni 2019

Ngayal #1

  Malam Nok...
Hei bagaimana mudik mu? Aku mungkin hanya sekedar lihat dari status media sosialmu, dan sisanya seperti biasa aku hanya mengira ngira. Oh ya mudik ku lancar lancar s aja tak ada beberapa hal yang terlalu berarti, entahlah aku sedang malas berfilosofi ini itu Nol, hahaha santai saja aku tau kok mungkin kau tak terlalu ingin mendengar ini, lagi pula siapa kamu? Bahkan aku hanya berfantasi saja seakan engkau berupa.

  Disini dan saat aku menulis ini aku seperti anak SD yang disuruh penceritakan liburan sekolahnya, ah jadi rindu.. ya lebaran kali ini aku mungkin aku merasa diri sangat berbeda, dan memang sepertinya seperti itu... Tapi yang jelas aku masih kaku berbicara dengan Om ku yang ku kagumi itu, kau tau kan? Aku pernah cerita kepadamu beberapa orang yang aku kagumi dalam hidupku, dan kamu masuk dalam list itu, ingat tidak? Mungkin saja tidak lagi pula masih banyak yang perlu kau ingat dari pada cerita ceritaku yang terdengar egois kalau aku kaji lagi he he he.

  Aku baru sampai, oh ya aku lebaran ini bawa CB, awalnya sih aku sedikit takut kalau ada kendala di jalan, maklum motor tua... Tapi jujur membawa motor tua di perjalanan jauh itu sangat nikmat nok, ya mungkin beberapa orang bilang itu sengsara, menurutku sengsara membawa nikmat sih, karna saat dia mogok aku merasa keren memberbaikinya di jalan, walaupun cuman mengganti businya saja ha ha ha.

  Mudik tahun ini memang aku rasa sedikit kemacetan, bersyukurlah... Entah kenapa aku berfikiran dengan adanya mudik itu malah mencirikan hal negatif? Ha ha ha aku terlalu kritis ya? Maaf tapi aku adil kok, aku mengkritik juga diriku jadi kalau kau tak suka beberapa perilaku ki, aku siap kok mendengarnya.

  Hmmm entahlah nok aku selalu bergikiran manusia itu semuanya bermuka dua, tak ada yang apa adanya, entah itu dalam hal positif maupun negatif, ya tentu kamu juga... Aku tidak menyindir toh aku juga begitu, aku harus menjadi anak yang baik saat di depan keluargaku.. agar orang berfikiran bapak ku baik mendidiku, tapu aku menjadi mengal saat di luar tentu aku sengaja berwaspada jika ada orang ada yang sengaja memanfaatkan ku, aku juga tiba tiba menjadi penakut saat di depan kamu... Aku jyga aneh sendiri, tapi mau bagai mana lagi ini sudah reflek aku tak ada niat seperti itu, aku pikir itu insting manusia, manusia ya... Jangan samakan dengan hewan, walaupun manusia katanya hewan yang berfikir.

  Kamu mungkin bertanya kenapa aku menulis ini di blog ku? Atau aku yang ke PDan ? Mana mungkin kamu mampir kesini?
Aku lihat beberapa temanku ternyata suka mampir kesini, ya sudah aku iseng iseng menulis disini, walaupun sebenarnya aku lebih suka menulis dengan pena dan kertas, tapi kadang aku suka lupa menaruhnya, catatan catatan itu penting loh, kamu ngak percaya? Ada yang bilang Ilmu sekarang itu terapan dari catatan lama, dan memang benar kok sekarang menjadi berkembang, manusia kan seperti itu, ingin mudah jadi semua inovasi sebenarnya lahir dari niat malas ha ha ha ha.

  Aku selalu risih dengan diriku sendiri, juga risih dengan orang lain, bawaannya ingin komentar saja, padahal aku sendiri hobinya tidur, aku merasa ada suatu kebebasan saat tidur, tapi di sisi lain itu seperti pelampiasan aku karna di dunia nyata seakan aku bukan siapa siapa loh nok, ia aku bukan siapa siapa...
Penulis bukan, kritikus bukan, penyair juga bukan, aku hanya senang komentar dan berlalu begitu saja, lebih tepatnya aku suka mengumpat... Ayy apakah dosa ya aku seperti itu.. sepertinya sih ia tapi aku sedikit senang  he he he, tapi umpatanku bukan dalam makna sebenarnya, mungkin aku hanya tidak punya kosa kata yang baik, jadinya aku menggunakan kosa kata yang sangat buruk untuk berkomentar, tapi aku harap tak ada yang ambil hari dari perkataanku, aku juga kadang suka lupa aku sudah pernah mengumpat siapa saja dan aku berkata apa ha ha ha.

  Hmmm sepertinya sudah mulai larut ini, aku tidak ingin hegadang, karna besok awal kerja dari libur panjang, selamat tidur jangan lupa merem, karna kamu bukan ikan, good night
Share:

1 komentar: