(Dan gw ketiduran bangsatt !!! Mau lanjut nulis lupa lagi ngebahas apa anjir)
Lupa ngasih Judul
(Dan gw ketiduran bangsatt !!! Mau lanjut nulis lupa lagi ngebahas apa anjir)
Terkadang konyol, aku merasa aku berbicara dengan diri yang seakan akan kamu loh, gaya bahasaku yang seakan di buat buat seoerti buku yang aku baca... Sudah hampir 2 minggu pupus aku tak skripsi, sial ini kebodohan yang mutlak, aku benci jadi pemalas, sisi kreatif ku menjadi hilang dan hidup ngak bertenaga, aku telalu lembek dengan diriku sendiri dan menjadi manusia yang gampang sekali mengeluh, lagi pula siapa lagi yang bisa ku salahkan? Toh aku hampir berkuasa penuh terhadap diriku sendiri, pemikiran pemikiranku sekaran sarus diasah lagi, pergaulan dan lingkungan benar benar berperan penting, dan sekarang dengan siapa aku bercerita unek unek ku? Aku sendiri dan memang lebih nyaman sendiri, tapi bukannya aku pencinta sepi dan sok sok an melakonis, aku ngak mau seperti itu.
Aku ngak mau di cap menjadi sesuatu, walaupun aku adalah sesuatu, entahlah... Mungkin ini alasanku selalu berubah rubah pemikiran dan gaya hidup, dna ujung ujungnya jati diri menjadi semberaut, aku bukannya tak suka senja dan kopi, tapi aku ngak mai menjadi seseorang yang membanggakan sesuatu, walaupun aku juga senang berbangga diri atas sesuatu, seni misalnya.... Hmmm ini sedikit menyebalkan dan sangan sulit dijalani, aku jadi besilangan terus dengan orang orang di dekatku, beberapa menganggapku gila, tapi aku juga ngak mau di cap menjadi orang baik, dan sedikit berbangga jika dibilang nakal... Ya nakal bukan goblok ya...
Entahlah aku sedikit benci membicarakan masa lalu kau tau, beberapa orang kadang lupa bagaimana merka seperti itu dan kadang aku juga lupa kenapa aku seperti ini, hidup terlalu sulit untuk di seimbangkan tapi memang harus seimbang, aku sok sok an berfikir keras, jadinya bodoh sendiri... Beberapa orang yang berbicara denganku ya mungkin hanya beberapa yang masuk dalam zona pembicaraanku, aku ngak bilang alu pintar, toh buktinya aku ngak bisa merangkul mereka dan masuk zona mereka, tandanya aku masih bodoh dalam bersosialisasi, hidup ku seakan akan enak dilihat orang, hey dari mananya, aku hampir bisa makan indomie setiap hari, cuman dari segi menikmati mungkin aku bisa dibilang beruntung, menghindari sesuatu yang menurutku tak pas di kantongku, seperti... Melarat adalah pilihan ku, tapi siapa sih yang mau hidup susah, aku juga ingin hidup bisa beli ini - itu, bantu orang tanpa memikirkan diri sendiri... Ah sial
Ya begini lah, aku hanya belajar menikmati, bukan hanya secangkir kopi lalu berdebat soal rasa - selera - harga dan lain lain, itu sangan menjijikan kalau harus menjatuhkan karna berbeda pilihan.
Waktunya tidur
Selamat Pagi