Selamat malam Nok..
Sedikit lebih malam aku menulis ini..
Ya aku baru beres mengurus motor tua ku, kau tau sendiri lah selain memang hobi, aku juga tak punya pilihan lain selain merawatnya, karna itu satu satunya kendaraan ku di tanah Industri ini, jadi untung sekali aku mempunya hobi ini, aku tak terlalu merasakan resah saat mengutak ngatik motor antik ini. Hari ini aku madi sore lagi loh, suatu kemajuan yang mungkin bisa aku banggakan di depan Bapak ku nanti, kau tau sendiri lah dia sering ngomel urusan kebersihan, dan kamu tau sendiri kita mempunyai beberapa kesamaan soal kamar mandi, tapi bedanya kamu lebih pintar merawat diri, facial sana sini jadi tertutup lah semua itu, eh aku tau dari mana? Bukan kah kau yang cerita sendiri ya Nok? Ha ha ha.
Sudah hampir 2 hari ini aku mengkonsumsi mie instan, jujur saja aku tak betah tapi mau bagai mana lagi warung masih tutup disini karna para pengusaha rumah makan sepertinya merindu di kampung halamannya, aku bisa apa, sedangkan yang buka tinggal rumah makan Padang di pinggir jalan sana, ya kau tau sendiri bukannya aku tak suka makan rendang setiap hari, tapi dompetku tidak memadai untuk seperti itu, jadi terpaksa lah mie instan lagi masuk ke perutku ini. Oh iya aku hari ini lupa untuk membeli beras kiloan, aku terlalu sibuk memikirkan adik ku di kampung, begini aku sayang loh sama adik ku, memang kamu saja yang sayang sama adik adik mu di kampung, aku juga seorang kakak nok, tak mau kalah lah aku dengan mu, terlebih kamu seorang perempuan, eh bukan maksudku merendahkan kamu loh, malah aku kagum dan belajar banyak dari kamu soal mencintai adik he he he, aku juga masih ingat pinta kamu yang bilang untuk di doakan di setiam jum'atan diantara 2 khutbah yang katanya mujarab itu, entah terkabul apa tidak, jikalau ia bukan karna doaku Nok, itu karna kami gigih dengan keinginan mu, toh doaku tak seberapa dengan doa orang tuamu dan adik adik mu itu.
Sepertinya kamu masih di kampung ya? Wah jujur aku ngak tau, sekarang paling aku hanya memperhatikanmu sekilas, sedikit jual mahal ha ha, enggak juga sih emang aku sudah jarang lihat status mu, bukannya sombong, buktinya aku masih tau kamu lagi dimana.. karna aku tau kamu orangnya narsis Nok he he he, jangan marah, aku cuman mengatakan pendapatku toh. Oh iya entah kenapa aku jadi terfikirkan Venezuela saat ingin membaca buku, kata kata nya sedikit mengarah kesana soalnya, ya kau juga pecinta teori konspirasi kan Nok, apa lagi soal Bumi datar yang dulu sedikit gempar, yang akhirnya masa bodoh, entahlah yang kita tau permainan elite atas sangat mengerikan Nok, ya seperti apa ya... Jika dikatakan Tuhan mungkin terlalu naif, karna mereka tak ada apa apanya, tapi nyatanya mereka skumpulan orang jahat menurutku yang senang mempermainkan lita, bahkan menghancurkan suatu negara seakan sangan mudah, karna pasar mereka yang memegang, itu sangat mengerikan sih kalau di pikir pikir, bahkan soal konspirasi turunnya Soekarno saja aku masih pikir pikir mereka terlibat, dan sepertinya memang seperti itu.
Manusia itu mudah diadu domba dan mudah berubah Nok, ya ngak sih? Coba pikir pikir, dari tahun ke tahun saja selalu ada cerita baru dan pasti sangat di ingat, aku sih seperti itu, ngak tau kalau kamu, hidup ku seakan seperti roller coaster yang naik turun entah kapan berhenti, cepat sekali, dan terlihat, mengerikan ha ha ha.
Sebenarnya aku ingin berbicara panjanh lebar, tapi aku sudah terlalu malam menulis ini, nanti mungkin aku lanjut, karna ini pembahasan sedikit runyam.. ya sedikitnya kau paham kan, tapi entah tertarik atau tidak aku tak tau, karna kau tau sendiri aku memang sedikit aneh saat berfikir, mohon di maklum lah.
Thahir
Cikarang 2019
Sedikit lebih malam aku menulis ini..
Ya aku baru beres mengurus motor tua ku, kau tau sendiri lah selain memang hobi, aku juga tak punya pilihan lain selain merawatnya, karna itu satu satunya kendaraan ku di tanah Industri ini, jadi untung sekali aku mempunya hobi ini, aku tak terlalu merasakan resah saat mengutak ngatik motor antik ini. Hari ini aku madi sore lagi loh, suatu kemajuan yang mungkin bisa aku banggakan di depan Bapak ku nanti, kau tau sendiri lah dia sering ngomel urusan kebersihan, dan kamu tau sendiri kita mempunyai beberapa kesamaan soal kamar mandi, tapi bedanya kamu lebih pintar merawat diri, facial sana sini jadi tertutup lah semua itu, eh aku tau dari mana? Bukan kah kau yang cerita sendiri ya Nok? Ha ha ha.
Sudah hampir 2 hari ini aku mengkonsumsi mie instan, jujur saja aku tak betah tapi mau bagai mana lagi warung masih tutup disini karna para pengusaha rumah makan sepertinya merindu di kampung halamannya, aku bisa apa, sedangkan yang buka tinggal rumah makan Padang di pinggir jalan sana, ya kau tau sendiri bukannya aku tak suka makan rendang setiap hari, tapi dompetku tidak memadai untuk seperti itu, jadi terpaksa lah mie instan lagi masuk ke perutku ini. Oh iya aku hari ini lupa untuk membeli beras kiloan, aku terlalu sibuk memikirkan adik ku di kampung, begini aku sayang loh sama adik ku, memang kamu saja yang sayang sama adik adik mu di kampung, aku juga seorang kakak nok, tak mau kalah lah aku dengan mu, terlebih kamu seorang perempuan, eh bukan maksudku merendahkan kamu loh, malah aku kagum dan belajar banyak dari kamu soal mencintai adik he he he, aku juga masih ingat pinta kamu yang bilang untuk di doakan di setiam jum'atan diantara 2 khutbah yang katanya mujarab itu, entah terkabul apa tidak, jikalau ia bukan karna doaku Nok, itu karna kami gigih dengan keinginan mu, toh doaku tak seberapa dengan doa orang tuamu dan adik adik mu itu.
Sepertinya kamu masih di kampung ya? Wah jujur aku ngak tau, sekarang paling aku hanya memperhatikanmu sekilas, sedikit jual mahal ha ha, enggak juga sih emang aku sudah jarang lihat status mu, bukannya sombong, buktinya aku masih tau kamu lagi dimana.. karna aku tau kamu orangnya narsis Nok he he he, jangan marah, aku cuman mengatakan pendapatku toh. Oh iya entah kenapa aku jadi terfikirkan Venezuela saat ingin membaca buku, kata kata nya sedikit mengarah kesana soalnya, ya kau juga pecinta teori konspirasi kan Nok, apa lagi soal Bumi datar yang dulu sedikit gempar, yang akhirnya masa bodoh, entahlah yang kita tau permainan elite atas sangat mengerikan Nok, ya seperti apa ya... Jika dikatakan Tuhan mungkin terlalu naif, karna mereka tak ada apa apanya, tapi nyatanya mereka skumpulan orang jahat menurutku yang senang mempermainkan lita, bahkan menghancurkan suatu negara seakan sangan mudah, karna pasar mereka yang memegang, itu sangat mengerikan sih kalau di pikir pikir, bahkan soal konspirasi turunnya Soekarno saja aku masih pikir pikir mereka terlibat, dan sepertinya memang seperti itu.
Manusia itu mudah diadu domba dan mudah berubah Nok, ya ngak sih? Coba pikir pikir, dari tahun ke tahun saja selalu ada cerita baru dan pasti sangat di ingat, aku sih seperti itu, ngak tau kalau kamu, hidup ku seakan seperti roller coaster yang naik turun entah kapan berhenti, cepat sekali, dan terlihat, mengerikan ha ha ha.
Sebenarnya aku ingin berbicara panjanh lebar, tapi aku sudah terlalu malam menulis ini, nanti mungkin aku lanjut, karna ini pembahasan sedikit runyam.. ya sedikitnya kau paham kan, tapi entah tertarik atau tidak aku tak tau, karna kau tau sendiri aku memang sedikit aneh saat berfikir, mohon di maklum lah.
Thahir
Cikarang 2019
