Senin, 16 Januari 2017

Jikalau Waktu

17/11/16                                                                                          15:38

Belum jemu aku tulis semuai ini
Aku selalu berfikir, akan jadi apa?
Senar gitar berbunyi, aku teriak
Kulit sapi tertabuh, aku menari

Jika hanya bahagia, kenapa kita besar
Jika hanya senang, kenapa kita tua
Tak perlu aku jauh, tak perlu
Tak perlu pula kenal, acuh

Ego melayang tampar busuk, katamu
Ingin kuludahi, kuinjak bagai kotoran
Terkutuk, sumpah serapah kulontarkan
Hey WAKTU, mengapa terburu – buru?


Share:

0 komentar:

Posting Komentar